di ambil dari http://hbis.wordpress.com/2008/08/04/syeh-muhammad-abduh-1849-1905/
Posted by Bustamam Ismail on August 4, 2008
Ulama Islam Ulung pendiri aliran Mesir Modren. Dilahirkan di Mesir Bawah, putra keluarga petani. Setelah tamat sekolah di tanta, mengunjungi perguruan tinggi Al-Azhar, tempat ia menyelami mistik. Tahun 1872 berjumpa dengan dan menjadi murid terkemuka Sayyid Jamaludin Al-Afgani yang menyingkapkan kepadanya sistim menuntut ilmu yang baru, dengan memperlihatkan buku-buku karangan sarjana-sarjana Barat yang diterjemahkan ke dalam bahasa Arab dan juga yang menarik perhatiannya atas masalah masalah nasional Mesir dan kaum Muslimin umumnya. Mulai tahun 1876 menjadi wartawan.
Setelah mendapat ijazah Al-Azhar menjadi guru pada Darul Ulum untuk sementara dan dalam tahun 1880 diangkat Menjadi pemimpin harian resmi al-waka’I al- Masriyah. Akhir tahun 1882 dibuang karena tanggapannya yang dipandang berbahaya oleh pemerintah Arabi Pasya. Setelah berdiam beberapa waktu di Beirut, pindah kr Paris tempat berjumpa lagi dengan Sayyid Jamaluddin Al-Afgani, Keduanya mendirikan perkumpulan al-urwatul wustqa yang menerbitkan majalah yang sama namanya. Meskipun majalah tersebut. Tidak berlangsung lama, namun telah dapat mempengaruhi dan mengobarkan perASAAN NASIONAL DI SELURUH DUNIA Islam. Setelah beberapa tahun menjadi guru dan memperdalam pengetahuan di Beirut diizinkan pulang ke tanah airnya (1889), diangkat menjadi kadi(hakim), dan setelah mengalami kenaikan pangkat beberapa kali di angkat menjadi mufti Agung(1889),. Dalam jabatan ini dan sebagai Anggota Badan Penasehat Agung Al-Azhar, besar pengaruhnya atas pertumbuhan Islam Modren. Majalah Al-Manaar menyiarkan ajaran pembaharuan agama Islam kembali ke bentuk aslinya dengan menggunakan akal budi dalam pemikiran agama dan memberikan kemungkinan bagi perumusan baru I’tikad-I’tikad abad pertemngahan dalam istilah modern, dengan menuntut kebebasan ijtihad dan kemungkinan be ijma’ baru berlandaskan kepada keadaan modern. Pendorong pembaharuan pelajaran bahasa Arab dan penakuan hak-hak asasi rakyat. Disamping karangan-karangannya dalam majalah-majalah di antara banyak karyanya yang terkenal ialah tauhid.
About these ads
Tidak ada komentar:
Posting Komentar