Kamis, 05 Juni 2014

Matinya UUD Pasal 29 ayat 2

            Akhir-akhir ini diberitakan sedikitnya ada 2 kejadian tentang pengrusakan dan pembubaran paksa tentang kegiatan keagamaan di daerah yogyakarta, memang kejadian ini bukan yang pertama ada di indonesia. kita melihat di tayangan televisi dan kita membaca di surat kabar koq orang beragama beringas seperti itu yah?saya tidak yakin mereka beragama, kenapa?karena didalam agama tidak di ajarkan perbuatan seperti itu. yang lebih konyol kejadian itu dilakukan oleh sekelompok orang yang menggunakan sorban, kita tentu tak perlu menuduh siapa kelompok itu, tapi saya miris sebagai umat islam sorban itu dekat sekali dengan islam, meskipun saya tak tahu pasti sejarahnya namun orang yang memakai sorban bisa dikatakan orang tersebut bagian dari islam.

              Mudah-mudahan apa yang saya lihat dan saya baca di media tidak benar bahwa kelompok yang melakukan pengrusakan itu adalah umat islam, apa motifnya?apa ingin mencitrakan buruk umat islam indonesia?tidak usah di pungkiri memang ada ormas islam yang sering bertindak brutal dalam penertiban. tapi sekali lagi saya harap perbuatan tersebut bukan dilakukan oleh ormas tersebut.

             Perlu diingat negara indonesia adalah negara hukum, ada undang-undang yang mengatur keagamaan masyarakat indonesia, yang tertuang dalam undang-undang pasal 29 ayat 2 yang bunyinya "Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan beribadat menurut agama dan kepercayaannya itu. lalu apa guna pasal ini bilamana warga negara tidak ada kebebasan untuk memeluk dan menjalankan agamanya, saya rasa hampir semua orang indonesia sudah lupa akan pasal ini. karena mereka sudah tak mempelajarinya apalagi mengimplementasikan dalam kehidupan masyarakat.

          Perlu diingat juga islam itu mengajarkan kasih sayang, saling mengasihi antar sesama tidak peduli itu beda agama. dan sudah dijelaskan dalam ayat Al qur"an bagimu agamamu bagiku agamaku, jelas sekali ayat tersebut mengajarkan untuk saling menghormati, tidak memaksa pihak lain untuk masuk islam melainkan atas kesadaran pribadinya.

Sejatinya hidup itu akan indah bila kita berbeda, kalau kita semua sama lalu apa yang kita cari lagi!!!   


Selasa, 11 Februari 2014

14-02-2014

Hari ini tanggal 12 februari dimana akan banyak yang merayakan hari valentine yang jatuh pada tanggal 14, apa sih hari valentine?yaitu hari pengungakapan rasa kasih sayang itu konon katanya dari kisah pendeta romawi yang pada masanya menjunjung tinggi sebuah kasih sayang, meskipun di masa tersebut si pendeta di larang mengkawinkan pasangan muda mudi namun beliau tetap kekeuh mengkawinkannya sehingga di suatu malam beliau di tangkap karena sedang mengkawinkan pasangan, meskipun pasangan tersebut berhasil melarikan diri dari penangkapan namun si pendeta tersebut berhasil di tangkap dan di kenakan hukuman gantung tepat di tanggal 14 februari 18 abad yang lalu dan nama si pendeta tersebut valentine, kemudian pada tahun-tahun berikutnya di rayakanlah acara valentine day untuk kematian seorang pendeta yang menjunjung tinggi sebuah kasih sayang.

Lalu apakah di antara kalian ada yang merayakannya?silakan kalau ada yang merayakan, tapi yang penting kita jangan ikut larut dalam pestanya kita cukup ikut ambil hikmah bahwa sebuah kasih sayang itu sangat dibutuhkan oleh kita sesama manusia, dan kita mengenang lagi apa yang sudah terjadi di masa lalu, bahwa pernah ada seseorang yang berjuang untuk cinta meskipun itu dilarang oleh pemerintah pada waktu itu. ingat pada waktu itu si pendeta bukanlah menginginkan sebuah pesta tapi si pendeta hanya ingin menyatukan dua insan yang sedang jatuh cinta...

Bagi kalian yang belum menikah, ingat hari valentine itu bukan sekedar pengungkapan kasih sayang lewat sebuah coklat atau bunga lalu memberi sebuah ciuman yang kadang berakhir di sebuah ranjang, tapi beranikan lah untuk melamar, yaaa mengajak pasangan untuk memulai sebuah kisah baru yang akan berakhir di pelaminan.

Akan sangat indah bila pada hari valentine kita meminang pasangan kita karena awal mula kisah valentine itu di akhiri sebuah perkawinan di antara muda mudi yang sedang di landa rasa cinta, bukan sekedar ucapan kasih sayang tapi juga tindakan nyata, bukankah di antara kalian banyak yang menginginkan pasangan kalian sekarang itu menjadi pasangan yang terakhir?kalau begitu buktiin dong kalau memang kalian ingin menjadikan pasangan kalian itu menjadi bagian dari diri kalian.

Cinta bukan sekedar kata-kata indah yang mengalir lewat mulut yang sedang di landa kasmaran..