Senin, 22 April 2013

Ujian Nasional?? Siapa Takut!!!

Pagiiiiii.....

Jam menunjukan pukul 1 .20 wib mata  belum juga terkantuk, bingung sih mau nulis apa banyak banget yang ada dipikiran, Ujian Nasioal, Bomb Boston, Eyang Subur dll...
coba yang ringan aja yaaa cerita mengenang masa lalu tepatnya Ujian Nasional hehehe
saya tidak tahu bedanya Ujian Nasional pada jaman sekolan kemaren2 dengan yang sekarang, seingat saya sih pada masa kelulusan SMU kemaren lulusan saya yang pertama menerapkan sistem seperti sekarang yaitu lulus dengan nilai Ujian Nasional Bukan lulus berdasarkan nilai sekolah...

Lalu apa yang ditakutkan dalam menghadapi Ujian Nasional sampe2 ada yang ngadain acara pengajian2 minta ampunan dosa (kalo engga salah), dalam hati saya bertanya mau pada Ujian Nasional apa pada meninggal sih?hehehe

Menghadapi Ujian Nasional itu yang terpenting jangan gugup, untuk supaya tidak gugup bagaimana?ya dengan belajar, klo sudah belajar kan pasti udah siap dan jangan lupa juga berdoa kepada Tuhan semoga diberi kelancaran dalam usaha mengerjakan soal Ujian Nasional...

Saya mau share sedikit nih, sebenernya saya menyukai penilaian Ujian Nasional seperti jaman saya Lulus SMU kemaren, kenapa?karena itu atas hasil usaha sendiri tanpa ada campur tangan guru sekolah, kebanggaanya melebihi atas nilai sekolah yang sudah didapat selama tiga tahun...

Waktu jaman SMP dulu saya lulus msh ada campur tangan guru sekolah, lagian tidak ada target batasan nilai kelulusan klo pas jaman SMU ada target jadi klo bs melebihi target nilai tersebut kita  dpede setidaknya kita bisa melampaui apa yang sudah ditetapkan...

Dan waktu jaman SMP dulu saya sempet frustasi sek olah bukan apa-apa, karena saya merasa saya masuk sekolah favorit di kampung saya, saya fikir bisa berkompetisi secara fair untuk mendapatkan nilai guna kenaikan kelas tapi nyatanya banyak yang cuma modal rajin dan pendiam mereka naik kelas dan lulus pula

Jaman SMU berbeda dengan jaman SMP karena saya lebih memilih swasta daripada sekolah favorit sperti pada waktu SMP, saya ingat waktu pertama kali kepala sekolah memberikan pidato sambutan kepada anak didik barunya, kata-katanya saya masih inget "saya tidak butuh murid pendiam tapi bodoh, yang saya butuhkan adalah murid terpelajar bandel tidak masalah, sekolah disini tidak masalah kalian mau rambut gondrong tempat merokok juga ada di kantin jadi kalian tidak usah membolos hanya karena ingin merokok" semua siswa baru tertawa hahahaha dalam hati saya cuma bisa bilang kayaknya saya tidak salah pilih sekolah, disinilah sekolah yang saya idam-idamkan hehehe...dan memang kompetisi secara fair benar adanya yang pinter masuk kelas unggulan dan yang biasa masuk kelas non unggulan untuk bisa masuk kelas unggulan syaratnya harus peringkat 5 besar dikelas msing-masing, saya sendiri tidaklah pintar tapi alhamdulillah bisa masuk kelas unggulan :D

Untuk adik-adikku Ujian bukanlah untuk ditakuti tapi dihadapi, seseorang itu perlu diuji untuk mengetahui tingkat kematangan dalam berpikir dan ingatlah semakin tinggi kita Ujian semakin berat pula...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar